Minggu, 01 Desember 2019

Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat PowerPoint

Microsoft PowerPoint adalah software yang dipakai untuk merancang bahan presentasi dalam bentuk slide. Menurut Susilana, PowerPoint merupakan program aplikasi presentasi dalam komputer. Dengan bantuan software tersebut, seseorang bisa membuat bentuk presentasi profesional dengan mudah dimana presentasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran.

Dennis Austin dan Bob Gaskins adalah dua orang yang pertama kali mengembangkan program ini. Kala itu, Microsoft PowerPoint digunakan sebagai presenter oleh perusahaan Forethought, Inc. dan kemudian namanya diubah menjadi PowerPoint. PowerPoint menjadi aplikasi Microsoft Office yang paling banyak digunakan selain Microsoft Word dan Excel. Program atau software ini mempunyai beragam fungsi dan manfaat, antara lain memudahkan pengguna mengatur materi yang hendak disampaikan, membuat audience lebih gampang memahami materi presentasi karena hanya menampilkan poin-poin utama yang disuguhkan dalam bentuk slide, membuat penyajian materi lebih berkesan, apalagi jika pengguna menambahkan animasi-animasi di dalamnya. Sebab, pada kasus yang sering ditemui, audience kurang fokus dan bosan apabila materi nan ditampilkan monoton.
Adapun beberapa tahap-tahap yang harus diperhatikan dalam pembuatan PowerPoint untuk presentasi yakni antara lain :
A. Tahap Pembuatan  Berkas PowerPoint Baru

1. Buka PowerPoint. Klik atau klik dua kali ikon aplikasi PowerPoint yang tampak seperti kotak berwarna oranye dengan huruf  "P" berwarna putih. Setelah itu, halaman templat PowerPoint akan ditampilkan.
2. Tinjau pilihan templat yang tersedia. Telusuri halaman hingga Anda menemukan templat yang diinginkan. Templat-templat tersebut mencakup aspek-aspek seperti skema warna yang dapat dimodifikasi, fon, dan tampilan umum.
3. Pilih templat. Klik templat yang ingin digunakan. Setelah itu, jendela templat akan dibuka.
4.Pilih tema jika memungkinkan. Banyak templat yang menawarkan beragam skema warna atau tema berbeda yang ditandai oleh kotak-kotak berwarna di pojok kanan bawah jendela. Klik salah satu kotak tersebut untuk mengubah skema warna dan/atau tema templat.
5.Klik Create. Tombol ini berada di pojok kanan bawah jendela. Setelah itu, templat akan terpilih dan berkas presentasi PowerPoint akan dibuat.

B. Tahap Pembuatan Halaman Judul

1.Tentukan tampilan halaman judul presentasi Anda. Tidak seperti halaman-halaman lain pada presentasi, halaman judul tidak boleh memiliki konten-konten apa pun selain judul dan subjudul. Hal ini dianggap sebagai keharusan profesional saat membuat presentasi PowerPoint.
2. Tambahkan judul. Klik kotak teks besar yang berada di tengah halaman pertama, kemudian tikkan judul presentasi.
3. Tambahkan subjudul. Klik kotak teks yang lebih kecil di bawah kotak judul, kemudian tikkan subjudul yang ingin digunakan.
4. Susun kembali kotak judul. Tempatkan kursor pada salah satu sudut kotak judul, kemudian klik dan seret kotak ke sekitar halaman untuk mengubah posisinya.
5. Klik tab Transitions. Tab ini berada di bagian atas jendela PowerPoint. Setelah itu, daftar efek transisi halaman akan ditampilkan di bagian atas halaman.
6. Pilih transisi untuk halaman judul. Klik transisi yang ingin digunakan untuk diterapkan pada halaman. Langkah ini mengakhiri proses pembuatan halaman judul. Sekarang, Anda bisa menambahkan halaman lain untuk konten utama presentasi.

C. Tahap Menambahkan Halaman Baru

1. Klik tab Insert. Tab ini berada di bagian atas jendela PowerPoint. Setelah itu, bilah peralatan baru akan ditampilkan di bagian atas jendela (Pada komputer Mac, klik tab “Home”. )
2. Klik tombol New Slide ▼. Tombol ini berada di ujung kiri bilah peralatan. Setelah itu, menu drop-down akan ditampilkan.
3. Pilih jenis halaman. Pada menu drop-down, klik salah satu opsi berikut untuk ditambahkan ke presentasi:
a.“Title Slide” (halaman judul)
b.“Title and Content” (halaman judul dan konten)
c.“Section Header” (halaman judul segmen)
d.“Two Content” (halaman dengan dua konten)
e. “Comparison” (halaman dengan perbandingan konten)
f. “Title Only” (halaman dengan judul saja)
g. “Blank” (halaman kosong)
h. “Content with Caption” (halaman dengan konten dan keterangannya)
i.“Picture with Caption” (halaman dengan gambar dan keterangannya)

4. Tambahkan halaman-halaman lain yang dibutuhkan. Anda bisa menambahkan halaman sambil mengerjakan presentasi, tetapi dengan menambahkan beberapa halaman sejak awal, Anda bisa mendapatkan gambaran mengenai tata letak presentasi sambil menyelesaikannya.
5. Posisikan kembali halaman-halaman sesuai kebutuhan. Setelah memiliki lebih dari satu halaman pada presentasi PowerPoint, Anda bisa memindahkan halaman-halaman dengan mengeklik dan menyeret kotak pratinjau halaman ke atas atau bawah di kolom kiri jendela PowerPoint.

D. Tahap Menambahkan Konten ke Halaman

1. Pilih halaman. Pada kolom kiri pratinjau halaman, klik halaman yang ingin disunting. Setelah itu, halaman tersebut akan ditampilkan di jendela presentasi utama.
2. Carilah kotak teks. Jika memilih halaman yang memiliki kotak teks, Anda bisa menambahkan teks ke halaman tersebut.
3. Tambahkan teks ke halaman. Klik kotak teks, kemudian tikkan teks sesuai kebutuhan.
4. Sesuaikan format teks halaman. Jika perlu, pilih teks yang ingin diubah, klik tab “Home”, dan tinjau opsi format teks pada segmen "Font" di bilah peralatan.
5. Tambahkan foto ke halaman. Jika Anda ingin menambahkan foto ke halaman, klik tab “Insert”, kemudian klik “Pictures” pada bilah peralatan dan pilih foto yang diinginkan.
6. Sesuaikan kembali konten halaman. Seperti halnya pada halaman judul, Anda bisa memindahkan konten pada halaman dengan mengeklik dan menyeretnya.
7. Ulangi langkah ini untuk setiap halaman presentasi. Setelah membuat setiap halaman untuk presentasi, Anda bisa beralih ke bagian berikutnya.

E. Tahap Menambahkan Transisi


1. Pilih halaman. Di kolom kiri jendela PowerPoint, klik halaman yang ingin disisipi transisi.
2. Klik tab Transitions. Tab ini berada di bagian atas jendela PowerPoint. Setelah itu, bilah peralatan “Transitions” akan ditampilkan di bagian atas jendela.
3. Tinjau pilihan transisi yang tersedia. Transisi membuat halaman dibuka dalam tampilan yang menarik pada saat Anda melakukan presentasi. Anda bisa melihat daftar transisi yang tersedia di bagian atas jendela.
4. Tampilkan pratinjau transisi. Klik transisi di bagian atas jendela untuk menyaksikannya pada salindia.
5. Pilih transisi yang ingin digunakan. Setelah menentukan transisi, klik opsi untuk memastikan transisi sudah terpilih. Setelah itu, halaman yang dibuka saat ini akan menggunakan transisi tersebut.
6. Tambahkan transisi ke konten halaman. Anda bisa menerapkan transisi pada bagian konten tertentu (mis. foto atau poin paragraf) dengan memilih konten, mengeklik tab “Animations” di bagian atas jendela, dan memilih transisi yang ingin digunakan.

F. Tahap Menguji dan Menyimpan Presentasi

1. Tinjau presentasi PowerPoint yang baru dibuat. Setelah selesai menambahkan sisa konten presentasi, periksa setiap halaman untuk memastikan tidak ada konten yang belum ditambahkan.
2. Klik tab Slide Show. Tab ini berada di bagian atas jendela. Setelah itu, bilah alat “Slide Show” akan ditampilkan.
3. Klik From Beginning. Tombol ini berada di pojok kiri bilah peralatan. Sekarang, presentasi PowerPoint Anda akan dibuka dalam tampilan salindia (slideshow).
4. Buka setiap halaman pada salindia. Anda bisa menggunakan tombol panah kiri dan kanan untuk kembali atau maju ke halaman berikutnya pada presentasi.
5. Buatlah perubahan yang diperlukan sebelum beralih ke langkah berikutnya. Setelah selesai menelusuri presentasi, tambahkan detail-detail yang terlupakan, hapus konten yang tidak diperlukan, dan lakukan perubahan lainnya.
6. Simpan presentasi PowerPoint. Presentasi akan disimpan sebagai berkas yang bisa dibuka di komputer Windows atau Mac yang memiliki program PowerPoint

-
-
-
-
-
Demikian tahap-tahap yang harus diperhatikan dalam pembuatan PowerPoint (PPT) presentasi yang dapat saya bagikan selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Terimakasih..... :):)x

Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat PowerPoint

Microsoft PowerPoint  adalah software yang dipakai untuk merancang bahan presentasi dalam bentuk slide. Menurut Susilana,  PowerPoint  meru...